Mengenal Seluk Beluk Bisnis Keluarga

Memiliki usaha yang berkembang dan bertahan memang menjadi impian hempir setiap orang. Namun, tentunya tidak mudah untuk mengelola bisnis tersebut terlebih jika anda harus mewariskan dikemudian hari ke anak anda. Tidak sedikit usaha yang akhirnya gulung tikar ketika kepemimpinannya jatuh keturunannya. Oleh karena itu, sebelum anda berniat mewariskan usaha anda, pastikan calon pewaris anda mengetahui tips mengelola bisnis keluarga.

Tips mengelola bisnis keluarga dapat anda lakukan meskipun anda belum berniat untuk mewariskan bisnis anda karena hal ini akan menjadi sarana belajar baik untuk anda ataupun calon pemimpin baru bagi usaha anda kelak sehingga bisnis anda akan tetap eksis seiring perkembangan jaman.

Beberapa tips dalam mengelola bisnis keluarga adalah sebagai berikut :

1. Mempersiapkan calon penerus bisnis keluarga
Dalam mempersiapkan calon penerus bisnis harus dipersiapkan sedini mungkin agar calon penerus anda tidak merasa bingung dengan kondisi atau posisi barunya dalam menjalankan bisnis keluarga. Dengan mempersiapkan secara dini, penerus anda memiliki kesempatan untuk belajar terlebih dahulu dan memahami bisnis anda, sehingga perlahan-lahan mengerti kondisi atau posisinya.

2. Bedakan antara bisnis dan keluarga
Dalam menjalankan bisnis keluarga, anda harus dapat membedakan antara bisnis dan keluarga. Meskipun yang anda jalankan adalah bisnis keluarga, anda harus focus dan tidak boleh mengaitkan urusan keluarga dengan bisnis karena tentu hal ini akan mempengaruhi perkembangan bisnis anda. Profesional dalam menjalankan bisnis, agar bisnis ada dapat terus berjalan dengan baik.

3. Membangun Komunikasi yang efektif
Membangun komunikasi yang efektif dilakukan agar segala sesuatu dapat dibicarakan terlebih dahulu dan menghindari kesalahpahaman yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

4. Mempertahankan ciri khas usaha keluarga dari generasi ke generasi
Kesuksesan yang didapat dalam bisnis keluarga terletak pada kekuatan ciri khas maupun cita rasa yang terus terjaga dari mulai generasi perintis sampai generasi penerusnya. Oleh karena itu, apabila anda ingin melakukan sebuah inovasi baru untuk memperlebar usaha bisnis anda, usahakan untuk tetap mempertahankan cirri khas yang ada, guna menjaga loyalitas konsumen yang telah terbangun dari generasi sebelumnya.

5. Keutamaan dalam bisnis keluarga
a. Kebersamaan – Anda dan keluarga anda cenderung untuk berbagi etos yang sama dan keyakinan tentang bagaimana sesuatu harus dilakukan. Ini akan memberi anda rasa tambahan tujuan dan kebanggaan dan keunggulan kompetitif untuk bisnis anda.
b. Komitmen yang kuat – membangun sebuah perusahaan keluarga yang langgeng berarti anda lebih mungkin untuk dimasukkan ke dalam jam-jam ekstra dan upaya yang diperlukan untuk membuatnya sukses. Keluarga anda lebih mungkin untuk memahami bahwa anda lebih mungkin untuk memahami bahwa anda perlu mengambil pendekatan yang lebih fleksibel untuk jam kerja anda.
c. Loyalitas – Ikatan pribadi yang kuat berarti anda dan anggota keluarga cenderung tetap bersama-sama dalam masa-masa sulit dan menunjukkan tekad yang dibutuhkan untuk selalu suskes dalam bisnis.
d. Penurunan biaya –anggota keluarga mungkin lebih bersedia untuk berkorban keuangan demi bisnis. Misalnya, menerima membayar lebih rendah dari mereka akan mendapatkan tempat lain untuk membantu bisnis dalam jangka panjang upah, atau menunda selama krisis arus kas.

6. Bersenang-senang dengan keluarga
Meski Anda sangat menikmati proses proses mengelola serta menjalani bisnis dengan keluarga tapi perhatikan juga waktu untuk bersenang-senang dengan mereka di luar jam bisnis. Ada baiknya meluangkan waktu untuk bersenang-senang atau melakukan acara keluarga yang biasa anda dan saudara anda sering lakukan. Jangan sekalipun menyinggung tentang bisnis ketika anda sedang bersenang-senang, ada saatnya anda tidak memikirkan bisnis ketika bersenang-senang. Bila anda bisa menjalin ikatan yang kuat dengan sanak keluarga, otomatis relasi dalam dunia bisnispun bisa tercipta dengan baik.

Kemampuan sebuah keluarga dalam menjaga kerukunan antar anggotannya, memberikan peranan penting bagi para pelaku usaha dalam mempertahankan eksistensi bisnis keluarga dalam waktu yang cukup lama. Maju terus UKM Indonesia. (bn/Enterprise Asia)

Comments