"Saya tidak punya banyak waktu untuk bermuram durja meratapi diri,"kata Cotterell. Kekuatannya menghadapi ujian hidup itu ia dapatkan dari sang ibu yang juga memiliki keterbatasan. Ibu Cotterell harus menggunakan kursi roda seumur hidupnya dan mendedikasikan banyak waktunya untuk pengembangan lembaga-lembaga akar rumput yang berfokus pada kalangan difabel.
Setahun kemudian, Cotterell menjalani pencangkokan koklea dan kemudian diusulkan untuk masuk dalam sekolah umum untuk penghargaan The Child of Achievement tahun 1998 karena menjadi sosok menginspirasi.
"Saya putuskan setelah kelahiran putri pertama saya tahun 2004 bahwa saya ingin menjalani hidup dengan lebih baik daripada pekerjaan saya yang sekarang. Saya kemudian menyelesaikan kuliah di HNC dan HND di Bisnis dan Manajemen yang saya sudah pelajari secara paruh waktu sementara saya juga masih melakukan pekerjaan dalam organisasi-organisasi lain,"kenang wanita itu.
Setelah beberapa tahun bekerja untuk lembaga-lembaga yang berkaitan dengan keterbatasan fisik dan mendapatkan kualifikasi yang memadai, Cotterell memutuskan bahwa waktunya tiba bagi dirinya untuk mewujudkan impiannya yang lebih besar, yaitu menjadi pencipta lapangan kerja.
Ia akhirnya makin percaya diri, berani dan memiliki tekad baja dalam mencoba dan membuat perubahan positif pada kehidupan para pemberi pekerjaan asisten pribadi dan asisten pribadi itu sendiri. Ia pun mendirikan bisnisnya sendiri: www.cpadirectcic.com.
Secara teoretis, ia sudah melakukan semua yang tidak dilakukan kebanyakan perusahaan, yaitu menunggu hingga ekonomi membaik. Namun, di dalam kenyataan, perjuangannya untuk mencapai persamaan, akses dan pelatihan yang memadai terus berlanjut.
"Saat menjalankan bisnis saya sendiri, saya ingin membuktikan bahwa mereka yang memiliki keterbatasan fisik pun tidak harus terkendala jika ingin berbisnis,"imbuhnya. Ia ingin membuktikan bahwa mereka yang berkebutuhan khusus ini pun masih bisa menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan sukses.
"Saya ingin pendekatan kami lebih kreatif, saya ingin beradaptasi dan memberikan layanan yang mengutamakan pelanggan tanpa adanya kendala, dan yang paling penting ialah bahwa saya ingin menginvestasikan kembali keuntungan perusahaan untuk mengembangkan dan memperluas layanan,"Natasha menjelaskan. (DisabledEntrepreneur/Akhlis)
Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com/bisnis/natasha-cotterell-tunarungu-yang-sukses-berbisnis

Comments
Post a Comment