Mengenal Zenefits, Startup Paling Hot 2014 versi Forbes

Usia startup satu ini belum genap satu tahun tetapi ia cukup menggebrak hingga dikatakan jawara dari deretan startup paling 'panas' tahun ini. Apa yang dilakukan oleh Zenefits hingga dianggap pantas menyandang predikat bergengsi itu?

Zenefits didirikan dan dipimpin oleh Parker Conrad untuk mengatasi satu masalah penting: sumber daya manusia dalam UMKM. Startup ini juga menggaet David Sacks (mantan pendiri Yammer) sebagai Chief Operating Officer (COO). Seperti banyak diketahui para entrepreneur, menjaring para pekerja yang sesuai dan kompeten tanpa terlalu membebani startup mereka adalah sebuah tantangan besar.

Zenefits meraup pendanaan seri A sebesar 17 juta dollar awal tahun 2014 dan Agustus lalu mereka kembali menerima pendanaan seri B sebesar 61 juta dollar.  Valuasi perusahaan melonjak lebih dari 650 juta dollar menurut VC Experts, firma riset perusahaan swasta yang dikutip oleh Forbes. Keberhasilan Zenefits sebagian karena aturan perawatan kesehatan terbaru dari pemerintahan Obama, Obamacare.

Saat ini Zenefits memiliki lebih dari 2000 konsumen (dengan 50 ribu orang pekerja di 47 negara bagian) dalam waktu 18 bulan sejak peluncuran perdananya di Mei 2013.

UMKM di negeri Paman Sam diwajibkan membeli asuransi kesehatan untuk para karyawan mereka dan biasanya mereka menggunakan perantara untuk layanan itu. Namun, Zenefits memudahkan metode lama itu dengan menyediakan software sumber daya manusia berbasis awan (cloud) secara cuma-cuma. Perusahaan-perusahaan pun diizinkan untuk membeli melalui platform tersebut.

Meski gratis, model bisnis mereka tetap memungkinkan untuk mencetak laba. Mereka tidak mengenakan biaya bagi konsumen tetapi membebankan komisi pada perusahaan asuransi kesehatan yang menjual paket kesehatan.

Sebagai startup Software-as-a-Service (SaaS), Zenefits mencetak laju pertumbuhan yang tinggi. Dari karyawan cuma 15 orang di awal tahun ini, mereka akhir tahun 2014 sudah bertambah menjadi 470 orang. Tak heran, karena Zenefits membuka sejumlah kantor di San Fransisco dan Phoenix. Pemasukan akhir tahun ini diperkirakan mencapai 20 kali lipat dari awal 2014.

Sejauh ini Zenefits menurut pengamatan Forbes masih dipandang sukses dibandingkan dengan startup lainnya di Silicon Valley. Namun, masih perlu waktu lebih lama untuk memastikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang sesungguhnya. (Forbes/ Akhlis)

Comments