Masalah kesehatan makin banyak muncul akibat abainya banyak orang pada diri mereka sendiri. Mengkonsumsi jajanan yang disukai tanpa mempertimbangkan efek jangka panjang konsumsi berlebihan makanan tersebut dalam jangka panjang juga sudah menjadi kelaziman dalam keseharian kita.
Sebuah inovasi dihadirkan di Inggris dengan berdasarkan pada masalah tersebut. Kini ada mesin penjual makanan otomatis yang menolak memberikan Anda jajanan yang kurang sehat jika catatan kesehatan Anda memprihatinkan.
Luce X2 Touch TV, demikian namanya, menggunakan teknologi pengenalan wajah terkini yang terhubung dengan catatan medis calon pembeli kudapan. Mesin cerdas ini kemudian menentukan apakah si calon pembeli ini diperbolehkan mengkonsumsi kudapan yang kurang sehat atau tidak.
Ide pembuatan mesin unik ini berasal dari Rhea Vendors yang berlokasi di negeri pizza Italia. Mesin unik ini memiliki layar sentuh 22 inci yang memungkinkan konsumen memilih barang sebagaimana yang Anda biasa lakukan dengan mesin penjual otomatis lainnya. Namun, sebelum kudapan itu diberikan pada konsumen, mereka akan dipindai dulu wajahnya.
Teknologi ini mendeteksi usia, tubuh dan suasana hati untuk menentukan apakah kudapan itu boleh atau tidak dikonsumsi. Mesin ini bisa juga diprogram untuk mengakses informasi catatan medis dan riwayat pembelian kudapan seseorang. Jika algoritma itu memutuskan bahwa secangkir kopi dengan 3 sendok gula atau 4 permen sehari berakibat buruk bagi kesehatan dan suasana hati Anda misalnya, ia akan menolak menjual kudapan itu pada Anda.
Meskipun sejumlah konsumen tidak menyukai data kesehatan mereka digunakan begitu saja atau keinginan mereka makan kudapan favorit ditolak mentah-mentah oleh mesin, ide ini cukup efektif bagi mereka yang memiliki masalah berat badan atau problem kesehatan lainnya yang dipicu pola konsumsi makanan. (www.rheavendors.com/ Akhlis)
Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com/ide/mesin-penjual-makanan-otomatis-ini-tolak-jual-kudapan-ke-pembeli-yang-kurang-sehat
Comments
Post a Comment